29 C
Jakarta
Sunday, February 5, 2023

Ini Tanggapan Polri Mengenai Info Viral Kaisar Sambo dan Jaringan Judi “Online” Polisi

Beredar di media sosial informasi yang menyatakan bahwa ada kerajaan perjudian online yang dipimpin oleh Irjen Ferdy Sambo. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan, sejak dari dulu setiap hal terkait judi, narkoba, serta premanisme ditindak tegas.

Konsorsium 303 yang terkait perjudian online

Brigjen Dedi Prasetyo

“Prinsip untuk penyakit masyarakat (judi, premanisme, narkoba, dan lain-lain) tindak tegas dari dulu,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (19/8/2022).

Adapun dalam media sosial Twitter beredar informasi yang menyatakan Irjen Ferdy Sambo memiliki Konsorsium 303 yang terkait perjudian online. Konsorsium 303 itu dipimpin oleh Ferdy Sambo yang disebut sebagai Kaisar Sambo. Di dalamnya juga ada sejumlah personel polisi lainnya. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan bahwa pelanggaran tindak pidana seperti perjudian, baik konvensional maupun online, harus ditindak tegas.

Bahkan, Sigit mengancam akan mencopot kapolres, direktur, hingga kapolda yang kedapatan masih ada praktik judi di wilayahnya. Mahfud menyebut ada kerajaan Ferdy Sambo di tubuh Polri, seperti submabes dan sangat berkuasa. Sehingga pada kasus penembakan Brigadir J yang menyeret Ferdy Sambo sebagai tersangka, pengungkapan kasus itu disebut diwarnai obstruction of justice, atau menghalang-halangi proses hukum suatu perkara.

Mendengar kabar Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo memilih mengabaikannya dan fokus menuntaskan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

“Timsus saat ini fokus untuk pembuktian pasal yang sudah diterapkan adalah 340 subsider 338 juncto 55 dan 56, fokus di situ. Pembuktian secara materiil baik secara formil,” kata Dedi di Jakarta, Kamis.

Seperti diketahui sebelumnya, Ferdy Sambo bersama tiga tersangka lain, Bharada E, Brigadir RR, dan Kuat Ma’ruf ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUP dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Baca Juga :  Pemerintah Jerman Tolak Paspor Indonesia Masuk ke Wilayah Jerman

Penegasan dari Sigit

jendral listyo sigit prabowo

“Saya tidak memberikan toleransi. Kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot. Saya tidak peduli apakah itu kapolres, apakah itu direktur, apakah itu kapolda, saya copot,” ujar Sigit dalam keterangannya, Kamis (18/8/2022).

“Demikian juga di Mabes (Polri). Tolong untuk diperhatikan, akan saya copot juga,” sambungnya.

Tidak hanya judi, Sigit menegaskan kepada semua jajarannya untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat. Misalnya, peredaran narkoba, pungutan liar (pungli), pertambangan ilegal, serta penyalahgunaan BBM dan elpiji.

“Sikap arogan hingga adanya keberpihakan anggota (polisi) dalam menangani permasalahan hukum di masyarakat (juga harus ditindak),” tutur Sigit.

Sigit pun meminta kepada seluruh jajaran untuk memiliki komitmen yang sejalan terkait dengan hal tersebut. Menurut dia, hal itu dilakukan demi menjaga marwah institusi Polri untuk menjadi lebih baik dan meraih kembali kepercayaan publik ke depannya.

“Sekali lagi saya tanya kepada rekan-rekan. Yang tidak sanggup angkat tangan. Baik, kalau tidak ada berarti kalian semua, rekan-rekan semua, masih cinta institusi dan saya minta kembalikan kepercayaan masyarakat kepada kita, kepada institusi, sesegera mungkin,” imbuhnya.

Merespons arahan Kapolri, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto menerbitkan surat telegram (ST) kepada jajaran polda. Agus menginstruksikan jajaran polda untuk menindak semua yang terlibat dalam perjudian.

“Sudah lama dan berulang-ulang (penerbitan ST),” ujar Agus saat dimintai konfirmasi Kompas.com. Secara terpisah, Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, jajaran polda sudah bergerak memberantas para backing bandar judi.

“Ya, sudah ada. Polda sudah langsung menindaklanjuti atensi Bapak Kapolri,” kata Dedi.

Nah, itulah penjelasan tentang konsorsium 303 itu dipimpin oleh Ferdy Sambo yang disebut sebagai Kaisar Sambo, dan tindakan tegas untuk hal terkait judi, narkoba, serta premanisme.

Baca Juga :  Seorang Karyawati Alami Pelecehan dari Rekan Kerja

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
18,300SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles