26.1 C
Jakarta
Thursday, April 18, 2024

Misteri Menghilangnya Mahasiswa di Yogyakarta dan Tragedi Mutilasi yang Mengikutinya

Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, selaku Kasi Humas Polres Bantul, memberikan konfirmasi mengenai insiden mengerikan yang menimpa seorang mahasiswa di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Korban tersebut adalah Redho Tri Agustian (20), seorang mahasiswa yang berasal dari Bangka Belitung. Sayangnya, korban ditemukan terkubur dan mengalami luka parah yang membuatnya tercabik-cabik.

Hilang sejak 11 Juli 2023

Dalam penjelasannya, Jeffry mengungkapkan bahwa Redho, yang tinggal di Tamantirto, Kasihan, Bantul, dilaporkan hilang pada tanggal 11 Juli 2023 oleh bibinya. Menurut informasi yang diterima dari teman kosnya, Redho diketahui keluar dari kosnya sekitar pukul 00.20 WIB pada malam tersebut untuk membeli nasi dan lauk.

Pada saat itu, Redho hanya berjalan kaki tanpa menggunakan kendaraan. Jeffry juga menyampaikan bahwa Redho keluar dari kos dengan mengenakan sweter hijau dan celana pendek berwarna hitam. Karena tidak dapat menghubungi Redho melalui telepon sejak saat itu, bibinya akhirnya memutuskan untuk melaporkan kehilangan Redho ke kantor polisi.

Tubuh Korban

Pada Rabu (12/7/2023) malam, seorang warga pertama kali menemukan sisa-sisa tubuh manusia di sekitar jembatan Kelor, Bangunkerto, Kapanewon Turi, Sleman. Saat penemuan pertama, yang ditemukan hanya dua kaki dan pergelangan tangan.

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada Sabtu (15/7/2023), polisi berhasil menemukan bagian kepala di Kalurahan Merdikorejo, Kapanewon Tempel, Sleman. Selain itu, di lokasi penemuan juga ditemukan sejumlah barang bukti, termasuk kompor, tali, pisau, dan sandal yang diduga milik pelaku.

Terduga pelaku ditangkap di Bogor

Polisi telah menangkap dua orang terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi. Dua terduga pelaku tersebut ditangkap di Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (15/7/2023) malam saat bersembunyi di kediaman salah satu pelaku. Penangkapan dua terduga pelaku ini berdasarkan olah TKP dan informasi di lapangan. Mereka berinisial W warga Magelang, Jawa Tengah dan RD warga DKI Jakarta.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,500SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles