28.4 C
Jakarta
Wednesday, May 29, 2024

15 Menit Nikah Langsung Cerai, Pengantin Pria Ini Ngotot Talak Istri saat Pesta Nikah Gegara Alasan Sepele, The Real Pernikahan Tercepat!

Pengantin pria ini nekat ceraikan istrinya usai 15 menit nikah.

15 menit nikah, pengantin pria ini minta cerai gegara alasan tak terduga.

Lantas apa alasan pengantin pria ini ceraikan istrinya usai 15 menit nikah?

Dlansir Tribuntrends.com dari Sanook.com, Senin (29/4/2024), peristiwa apes ini menimpa pasangan suami istri yang berada di Dubai.

Seorang pria yang baru saja menikah memutuskan untuk mengajukan permohonan cerai hanya 15 menit setelah pernikahannya.

Saat itu, kedua pasangan datang bersama keluarga dan teman-teman mereka untuk menandatangani dokumen pernikahan.

Upacara tersebut disaksikan dengan haru oleh kerabat dan sahabat yang hadir.

Saat acara penandatanganan berlangsung, sang pengantin pria memberikan uang sebesar AED 50.000 (Rp 221 juta) kepada ayah pengantin wanita, dengan janji untuk memberikan jumlah yang sama setelah upacara selesai.

Namun, setelah tamu-tamu lain mulai meninggalkan, mertua tiba-tiba meminta sang menantu untuk membayar sisa uang sebesar sebesar 100.000 dirham Uni Emirat Arab (Rp 442 Juta).

Ayah mertuanya bersikeras agar menantu laki-lakinya membayar saat itu juta.

Perlakuan ini membuat pengantin pria merasa tidak dihargai dan dipermalukan oleh keluarga calon istri.

Merasa dipermalukan, pengantin pria langsung marah tak karuan.

Akibatnya, dengan cepat ia memutuskan untuk mengajukan permohonan cerai, meskipun baru 15 menit setelah pernikahannya terdaftar.

Mereka segera berpisah karena alasan yang tidak terduga.

Keputusan ini mengakhiri potensi kehidupan pernikahan mereka bersama-sama.

“Pengantin pria merasa terhina dan malu.

Dia mengatakan kepada ayah mertuanya bahwa dia tidak ingin lagi menikahi putrinya dan menceraikannya hanya 15 menit setelah menandatangani surat pernikahan.” ujar seorang pengacara yang mewakili pengantin pria.

Situasi ini mencerminkan realitas bahwa di Dubai, kontrak pernikahan sering kali membuat wanita merasa “diperdagangkan” dan dimiliki oleh suami mereka, dengan semua aspek kehidupan mereka diatur oleh aturan yang ditetapkan oleh suami.

Wanita sering kali terbatas dalam kegiatan sosial dan harus meminta izin suami untuk melakukan hal-hal sehari-hari, seperti berteman dengan orang lain.

Akibatnya, banyak wanita Emirat menghabiskan sebagian besar waktu mereka di rumah, fokus pada pekerjaan rumah tangga.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,800SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles