27.9 C
Jakarta
Monday, February 26, 2024

Inilah Sejarah dari Hari Radio Republik Indonesia (RRI) 11 September

Hari Radio Republik Indonesia (RRI) diperingati setiap tanggal 11 September, sesuai dengan tanggal berdirinya RRI. Peringatan ini sekaligus menjadi perayaan Sekal. Berdirinya RRI hampir genap sebulan setelah siaran Hoso Kyoku, radio milik Jepang, yang dihentikan pada 19 Agustus 1945.

Masyarakat kala itu tidak lagi mengakses informasi setelah kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Pada saat itu beredar kabar melalui radio-radio luar negeri bahwa tentara Inggris yang mengatasnamakan sekutu akan menduduki Jawa dan Sumatera.

Berdasarkan informasi tersebut, tentara Inggris dikabarkan akan melucuti tentara Jepang dan memelihara keamanan sampai pemerintahan Belanda dapat menjalankan kekuasaannya kembali di Indonesia.

Pihak sekutu sendiri ternyata masih mengakui kedaulatan Belanda atas Indonesia. Melalui radio-radio luar negeri diketahui bahwa kerajaan Belanda dikabarkan akan mendirikan pemerintahan benama Netherlands Indie Civil Administration (NICA).

Orang-orang yang pernah aktif di radio Hosu Kyoku pada masa penjajahan Jepang sebelumnya jadi sadar bahwa radio merupakan alat yang diperlukan oleh pemerintah Republik Indonesia (RI) dalam berkomunikasi dan memberi tuntunan kepada rakyat mengenai apa yang harus dilakukan.

Penasaran dengan sejarah berdirinya RRI di Indonesia? Yuk, langsung saja disimak artikel dibawah ini:

Sejarah Berdirinya Radio Republik Indonesia (RRI)

Berdirinya RRI lekat dengan dengan stasiun radio yang ada pada masa itu, salah satunya  ada di Malabar, Jawa Tengah pada 1925. Lalu, ada juga Nederland Indische Vereniging Radio Amateur (NIVERA), sebagai organisasi radio milik Belanda.

Selain itu, terdapat juga BRV yang berlokasi di batavia dan Stasiun Radio Nederlandsch-Indische Radio Omroep Maatschappij (NIROM) di Jakarta. Setelah Jepang mulai menguasai Indonesia, mereka juga mendirikan banyak stasiun radio.

Jepang juga mengakuisisi stasiun radio milik Belanda dan menggunakannya sebagai alat propaganda kepada masyarakat Indonesia. Selain itu, ada juga radio Jepang yang memberikan kesempatan untuk mengembangkan kebudayaan dan kesenian, yakni Hoso Kanri Kyoku dengan beberapa cabang di Indonesia.

Saluran Informasi di Era Kemerdekaan Indonesia

Setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, Hoso Kyoku akhirnya dihentikan siarannya pada 19 Agustus 1945. Kemudian, perwakilan delapan stasiun radio bekas Hosu Kyoku kemudian berkumpul di gedung Raad Van Indje Pejambon, Jakarta.

Mereka meminta pemerintah Indonesia untuk mendirikan stasiun radio sebagai alat komunikasi antara pemerintah dengan rakyat. Akhirnya, RRI berdiri dan meneruskan penyiaran dari delapan stasiun radio di Jawa.

Kondisi RRI Sekarang

Radio Republik Indonesia (RRI) merupakan satu-satunya lembaga penyiaran Indonesia yang dapat berjaringan secara nasional dan bisa bekerja sama dalam siaran lembaga penyiaran asing. RRI memiliki cukup banyak stasiun sebanyak 62 buah.

Lembaga RRI diperkuat dengan 16 studio produksi serta 11 perwakilan RRI di luar negeri. RRI memiliki 205 stasiun radio berikut:

  • 61 programa 1
  • 61 programa 2
  • 61 programa 3
  • 14 programa 4
  • 7 studio produksi

Nah, itulah penjelasan mengenai sejarah lengkap dari Hari Radio Republik Indonesia yang merupakan hari kelahiran RRI. Kini, sudah dianggap sebagai Hari Radio Nasional.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles