27.3 C
Jakarta
Saturday, May 25, 2024

Inilah 5 Helm Perang yang Paling Terkenal dalam Sejarah

Pada zaman dahulu, perang bagaikan hal yang tak terelakkan. Dari merebut kekuasaan hingga menduduki wilayah, berbagai kekaisaran dan dinasti memiliki angkatan bersenjata lengkap dengan zirah dan segala persenjataannya. Penampilan mereka umum digambarkan dalam lukisan hingga film.

Sebagai salah satu bagian zirah, ketopong atau helm perang menjadi pelindung yang paling penting agar nyawa tak melayang. Selain protektif, helm ini juga dapat menjadi simbol status atau pangkat dalam angkatan bersenjata. Penasaran? Yuk, langsung saja disimak artikel dibawah ini mengenai 6 helm perang yang paling terkenal dalam sejarah dunia:

Kabuto

Ilustrasi Helm Perang Kabuto

Berasal dari Jepang, kabuto (兜) adalah pelindung kepala yang digunakan oleh samurai dan bujangnya. Kabuto pertama kali muncul pada periode Heian, tepatnya pada abad ke-10. Pada awalnya, helm ini dibuat dengan menggabungkan puluhan lempengan besi tipis.

Pada periode Muromachi, kabuto digunakan oleh daimyo dan samurai, ornamen yang disebut tatemono (立物). Tatemono kemudian menjadi lebih populer pada pertengahan periode Muromachi hingga digunakan oleh samurai pada umumnya dengan hiasan matahari, bulan, atau bendera klan sebagai pembeda atau tanda kekuatan.

Lalu, pada periode Sengoku, senapan mulai masuk dalam peperangan Jepang. Hasilnya, zirah Jepang juga ikut berkembang menjadi tosei-gusoku (当世具足). Terbuat dari tiga hingga empat lempengan besi tebal, tosei-gusoku jadi lebih tahan peluru, lebih mudah diproduksi, dan lebih eksentrik.

Meski sekarang tak lagi digunakan dan mendiami museum, kabuto adalah salah satu simbol terpenting sekaligus jati diri Negeri Sakura.

Korintus

Ilustrasi Helm Perang Korintus

Sering dikira digunakan oleh prajurit Sparta di film 300, helm ini sebenarnya berasal dari kota Korintus, Yunani Kuno, dan pertama kali terlihat pada abad ke-8 SM. Dibuat untuk para hoplite (ὁπλίτης), helm ini terbuat dari perunggu yang didesain melindungi kepala dan leher, dan diberi sedikit celah untuk mata dan mulut.

Tak jarang, helm Korintus ini terlihat di berbagai karya seni Yunani Kuno. Selain perlindungan, helm Korintus sering kali diartikan sebagai simbol kejayaan. Karena desainnya yang menjadi standar wajib saat itu, helm Korintus juga menjadi cikal-bakal dari helm perang, seperti ketopong Frigia hingga Italo-Corinthian.

Bukan hanya Yunani Kuno, para serdadu Romawi Kuno juga menyukai desain helm Korintus. Meski tak lagi digunakan oleh para tentara Yunani Kuno, para tentara Romawi Kuno tetap digunakan hingga abad ke-1 Masehi.

Galea

Ilustrasi Helm Perang Galea

Galea (γαλέη) adalah helm yang umumnya terlihat dipakai oleh serdadu Romawi. Selain serdadu Romawi Kuno, gladiator kelas murmillo juga biasanya terlihat menggunakan galea dengan hiasan topeng serta dekorasi. Konon, helm Romawi Kuno ini sebenarnya terinspirasi dari kaum Etruria dan Yunani Kuno.

Sebenarnya, galea memiliki banyak tipe karena desainnya mengikuti perkembangan zaman. Beberapa contoh galea yang cukup terkenal adalah:

  • Montefortino
  • Coolus
  • Imperial Gallic
  • Imperial Italic
  • Ridge

Heaume

Ilustrasi Helm Perang Heaume

Helm perang satu ini sering terlihat digunakan oleh ksatria Tentara Salib saat Perang Salib. Helm ini bernama heaume dan naik daun pada Puncak Abad Pertengahan (abad ke-12), dan tetap digunakan hingga abad ke-14. Umumnya dicat gelap atau dipernis, heaume memiliki beberapa dekorasi seperti:

  • Dekorasi sekaligus ventilasi (berdesain salib atau simbol lainnya)
  • Visor (salib horisontal atau vertikal)
  • Jambul (mahkota, bulu, sayap, dan lainnya)

Saat pertama kali muncul, heaume berbentuk silinder dan berbahan baja. Helm ini menutupi kepala sepenuhnya dan menyisakan sedikit celah kecil untuk melihat musuh dan ventilasi udara. Heaume sebenarnya menjalani evolusi perubahan desain sejak 1180 Masehi, sebelum menjadi heaume yang dikenal dunia sekitar 1240.

Sementara bisa melindungi kepala dari senjata tajam dan tumpul, heaume memiliki beberapa kekurangan. Tepi helm mudah rusak oleh pukulan senjata tumpul, dan helm ini tidak menyediakan ventilasi serta sirkulasi udara yang baik sehingga terasa amat panas jika digunakan saat musim panas.

Sampai saat ini, heaume umumnya digunakan oleh mereka yang sering role-play untuk mengulangi kejadian sejarah masa lampau.

Mikenai

Ilustrasi Helm Perang Mikenai

Berasal dari abad ke-17, helm ini digunakan oleh kaum Mikenai Yunani Kuno. Helm ini dibuat dengan menggunakan potongan taring babi hutan yang diikat ke cetakan kulit, dan dialasi kain berbahan bulu agar empuk digunakan.

Helm ini pertama kali diceritakan digunakan oleh Odysseus saat membantai tentara Troya dalam buku Iliad karya Homer. Mikenai diberikan oleh Meriones sebagai pusaka, dan konon, untuk membuat satu helm saja, seseorang harus membunuh 40 sampai 50 babi hutan.

Pecahan taring babi hutan yang ditemukan di situs arkeologi Mikenai menandakan bahwa helm seperti ini memang pernah ada. Sementara tidak menawarkan proteksi seperti helm besi, helm ini umumnya digunakan oleh para petinggi sebagai simbol status.

Nah, itulah penjelasan mengenai 5 helm perang yang terkenal dalam sejarah perang dunia. Dari helm-helm diatas, manakah yang menurutmu paling keren atau paling ampuh dalam melindungi kepala?

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles