27.1 C
Jakarta
Friday, June 14, 2024

Inilah 5 Fakta Unik Tentang Ular Anacoda Hijau, Sosok Ular Raksasa

Nama anaconda mengingatkan kita pada sesosok ular raksasa dengan sifat berbahaya yang dapat membelit, meremukkan, dan menelan manusia dewasa di saat-saat tertentu. Namun, gambaran anaconda semacam ini sebenarnya berlebihan. Selain hanya untuk hal-hal yang sifatnya anekdotal dan humor, bukti nyata bahwa anaconda adalah “ular pemakan manusia” tidak pernah ada.

Namun, ular ini masih memiliki alasan yang cukup kuat untuk membuat semua orang kagum. Ukurannya yang besar, habitatnya yang terpencil, dan sifat perilakunya yang unik membuat mereka menjadi objek studi yang menarik. Berikut adalah daftar beberapa fakta paling menarik terkait dengan anaconda hijau, jenis anaconda terbesar dari semua spesies anaconda. 5 Fakta Unik Tentang Ular Anacoda Hijau. Simak artikel di bawah ini!

Perilaku kawin yang unik

Ilustrasi Perilaku kawin yang unik

Selama musim kawin yang bertepatan dengan musim hujan, anaconda jantan mencari betina menggunakan feromon yang dilepaskan oleh betina. Ilmuwan belum bisa menjelaskan dengan tepat bagaimana hal ini bisa terjadi. Betina dapat terlihat dalam keadaan tidak bergerak saat musim kawin, sementara jantan bergerak dari segala arah menjentikkan lidah mereka untuk merasakan bahan kimia yang menunjukkan keberadaan betina.

Seringkali, seekor anaconda betina lajang didekati oleh beberapa pejantan yang bersama-sama membentuk kelompok aneh yang disebut “breeding balls.” Sekitar 12 ekor anaconda jantan membungkus betina yang sama dan mencoba kawin dengannya. Perkawinan unik ini dapat berlangsung selama 2 hingga 3 minggu di mana para pejantan terlibat dalam ‘gulat’ lambat untuk mencari kesempatan kawin dengan betina.

Lambat di darat, tapi lincah di air

Ilustrasi Lambat di darat, tapi lincah di air

Anaconda tidak praktis di darat. Proporsi tubuh raksasanya membuat mereka sulit bergerak di darat. Namun, mereka adalah hewan yang benar-benar berbeda di dalam air. Di sini, mereka lincah dan gesit. Mereka adalah predator penyergap yang tetap berendam sepenuhnya di dalam air kecuali mata dan lubang hidungnya yang tetap berada di atas air. Dalam posisi ini, mereka berbaring menunggu mangsa yang secara tak sadar mendekati mereka. Anaconda juga bisa berenang cepat di air.

Anaconda hijau adalah ular terbesar di dunia

Ilustrasi Anaconda hijau adalah ular terbesar di dunia

Anaconda hijau adalah ular terberat di dunia. Beratnya biasanya sekitar 30 hingga 70 kg. mereka juga salah satu ular terpanjang. Panjangnya bisa mencapai 5,21 m. Laporan tentang keberadaan anaconda yang jauh lebih panjang dari ini juga ada, tetapi klaim tersebut harus dibuktikan dengan jelas.

Spesimen anaconda terpanjang yang dipelajari oleh Dr. Jesús Antonio Rivas adalah seekor betina dengan panjang 5,21 m dan berat 97,5 kg. Pada beberapa kesempatan, hadiah akan diberikan pada siapapun yang bisa menjebak atau merekam anaconda terbesar yang masih hidup. Namun, standar etika yang terlibat dalam kompetisi tersebut juga dipertanyakan.

Anaconda jantan dapat menjadi mangsa betina

Ilustrasi Anaconda jantan dapat menjadi mangsa betina

Kanibalisme bukanlah hal aneh dalam dunia anaconda. Dalam sebagian besar kasus yang tercatat, anaconda hijau betina bisa memangsa pejantan yang lebih kecil. Dimorfisme seksual yang diperlihatkan oleh spesies ini, di mana betina jauh lebih besar daripada pejantan, turut berperan dalam membuat betina menganggap pejantan sebagai mangsanya.

Selain itu, betina mungkin membutuhkan asupan makanan ekstra setelah berkembang biak untuk mempertahankan masa kehamilan yang lama. Kebutuhan ini dapat memengaruhinya untuk mengonsumsi salah satu dari jenisnya. Dengan demikian, seekor pejantan di dekatnya bisa menjadi sumber nutrisi bagi betina yang oportunistik.

Habitatnya yang terpencil membuat mereka sulit dipelajari

Ilustrasi Habitatnya yang terpencil membuat mereka sulit dipelajari

Anaconda hijau menghuni beberapa habitat di dunia yang paling sulit diakses, terpencil, dan tak tersentuh. Mereka ditemukan di daerah sabana berawa Amazon yang banjir musiman, di mana bentuk-bentuk komunikasi modern hampir tidak ada sama sekali. Hanya sedikit yang berani pergi ke daerah terpencil seperti itu.

Selain itu, kebiasaan ular ini di malam hari dan kemampuannya yang luar biasa untuk menyamarkan diri membuatnya sulit untuk ditemukan dan dipelajari di alam liar. Dengan demikian, banyak pertanyaan terkait spesies ini yang sulit dipahami dan tetap tidak terjawab. IUCN mendaftarkan spesies anaconda sebagai Data Deficient (Kurang Data) pada Daftar Merah.

Nah, Inilah pembahasan tentang 5 Fakta Unik Tentang Ular Anacoda Hijau. Ternyata Ukurannya yang besar, habitatnya yang terpencil, dan sifat perilakunya yang unik membuat mereka menjadi objek studi yang menarik.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,800SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles