28.6 C
Jakarta
Thursday, April 25, 2024

Inilah 4 Fungsi Vakuola pada Tumbuhan yang Wajib Diketahui

Layaknya manusia, tumbuhan juga memiliki struktur penyusun. Di antara penyusun yang ada, salah satunya bernama vakuola. Kata vakuola sendiri memiliki arti ‘ruang kosong’.

Lalu, apa itu dan fungsi vakuola pada tumbuhan? Marilah simak artikel di bawah ini!

Apa itu vakuola?

Ilustrasi Apa itu vakuola

Vakuola merupakan salah satu organel terbesar yang ditemukan dalam sel hewan, tumbuhan, protista, bakteri, dan jamur. Sesuai namanya yang berarti ruang kosong, vakuola memiliki bentuk serupa kantung besar. Kantung ini dikelilingi oleh membran tipis dan diisi cairan atau apapun yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.

Pada tumbuhan, vakuola umumnya berbentuk tunggal dan besar. Saking besarnya, vakuola pada tumbuhan dapat memenuhi nyaris 80 persen volume sel, melansir Molecular Expression. Tumbuhan memiliki vakuola lebih besar, karena memerlukan lebih banyak air, komponen organik dan anorganik agar sel dapat berfungsi maksimal.

Struktur vakuola

Ilustrasi Struktur vakuola

Vakuola merupakan bagian dari struktur tumbuhan terikat membran yang terdapat pada matriks sitoplasma sel. Membran yang mengelilingi vakuola disebut tonoplas. Vakuola berukuran besar ini terus berkembang menjadi sel matang melebur dengan vakuola lebih kecil dari retikulum endoplasma dan aparatus Golgi.

Vakuola pusat sangat selektif dalam mengangkut bahan melalui membrannya. Oleh sebab itu, palet kimia dari larutan vakuola yang disebut getah sel memiliki komponen berbeda dari sitoplasma sekitarnya. Membran terdiri dari fosfolipid dan membran tertanam dalam protein. Adapun protein ini membantu mengangkut molekul melintasi membran, melansir idntimes.com.

Fungsi vakuola pada tumbuhan

Ilustrasi Fungsi vakuola pada tumbuhan

Struktur yang menyusun vakuola menyebabkan bagian tumbuhan ini memiliki kemampuan menyimpan dan menyerap. Hal tersebut menjadi alasan mengapa vakuola penting bagi tumbuhan.

Selain itu, terdapat fungsi vakuola pada tumbuhan lainnya yang juga tak kalah penting. Berikut di antaranya:

Penyimpanan nutrisi

Sebagaimana disinggung sebelumnya, vakuola memiliki ruang kosong untuk menyerap dan menyimpan senyawa yang dibutuhkan bagi keberlangsungan hidup tumbuhan. Ruang tersebut penting perkembangan tumbuhan. Dilansir PrepScholar, vakuola dapat menggunakan kekuatan motif proton yakni gradien kimia yang berperan memindahkan bahan keluar dari sel.

Dengan begitu, tumbuhan dapat menyimpan lebih banyak air sebagai cadangan selama masa kekeringan. Bukan hanya air, hal ini juga membuat vakuola menyimpan garam, mineral, pigmen, dan protein dalam sel, serta lipid dalam jumlah besar.

Menjaga tingkat pH

Vakuola memindahkan proton dari sitosol sel ke dalam vakuola sendiri. Proses ini membantu menurunkan pH dan menjaga lingkungan asam di dalam sel. Ini perlu dilakukan agar pH sesuai. Sebab, pH yang sesuai mampu menjaga sitoplasma dalam sel yang bersifat asam, sehingga enzim dapat menjalankan tugasnya untuk memecah molekul berbeda.

Mempertahankan tekanan turgor

Vakuola yang terisi penuh dengan air akan memberikan gaya atau tekanan pada dinding sel. Kondisi ini dikenal dengan nama tekanan turgor. Tekanan turgor penting pada tumbuhan karena dapat memberikan bentuk pada sel dan membantunya menahan kondisi ekstrem. Selain itu, tekanan turgor juga menjadi penentu agar tumbuhan tidak lemas dan dapat tumbuh tinggi serta kuat.

Contoh nyata tekanan turgor yang bisa kamu amati yakni ketika memasak kangkung, ada yang memiliki batang kokoh dan renyah. Itu berarti kangkung memiliki tekanan turgor yang tinggi. Tonoplas dalam vakuola mengontrol tekanan turgor dengan menjaga keseimbangan ion tertentu. Hasilnya, vakuola membengkak memberikan gaya melawan dinding sel dan membuat bentuknya lebih baik.

Endositosis dan eksositosis

Vakuola mengambil zat penting bagi tumbuhan melalui proses endositosis. Setelah proses kimiawi terjadi, zat-zat disimpan dalam sel yang terpisah dari sitosol. Lisosom mengambil makanan dan mencernanya. Perlu diketahui bahwa tumbuhan tidak memiliki sistem ekskresi, tetapi vakuola memainkan peran serupa dengan menyediakan ruang penyimpanan yang aman, melansir British Society for Cell Biology.

Beberapa zat yang tersimpan yakni pigmen dalam kelopak bunga, lateks, digitalis dalam foxglove, resin, alkaloid seperti opium dan bahan kimia dalam bawang putih. Pigmen ini menyebabkan munculnya berbagai warna pada tumbuhan. Adapun beberapa bahan kimia tersebut berperan sebagai pelindung tumbuhan agar tidak dimakan hewan.

Vakuola memegang peran penting dalam proses autofagi tumbuhan. Autofagi merupakan mekanisme pembersihan diri. Vakuola melakukannya dengan membuat dan membuang banyak hal dalam sel organisme. Selain itu, vakuola juga membantu menghancurkan dan mendaur ulang protein rusak yang menumpuk dalam sel, melansir idntimes.com.

Nah, Inilah pembahasan tentang 4 Fungsi Vakuola pada Tumbuhan yang Wajib Diketahui. Ternyata Kantung ini dikelilingi oleh membran tipis dan diisi cairan atau apapun yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,600SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles