30 C
Jakarta
Sunday, May 26, 2024

Sejarah Es Teh di Dunia, Ternyata Bukan dari Indonesia

Es teh manis menjadi satu minuman yang kerap tersaji di setiap rumah makan di Indonesia. Cara membuatnya yang praktis serta harga yang terjangkau menjadi daya tarik. Apalagi jika ditambah es batu pasti rasanya akan semakin segar.

Namun, apakah kalian pernah berpikir, bagaimana es teh dapat menjadi minuman legend di Indonesia? Penasaran dengan sejarah es teh? Yuk, langsung saja disimak artikel dibawah ini:

Sejarah Es Teh di Dunia

Ilustrasi Es Teh

Teh sudah mulai dinikmati sebagai minuman oleh masyarakat Amerika sejak sejak masa kolonial. Kala itu, teh harus dicampur alkohol terlebih dahulu untuk bisa dikonsumsi. Lalu, pada 1876 teh non alkohol muncul, seperti melansir buku resep Buckeye oleh Wilcox.

Pada masa lampau, teh disajikan dalam keadaan hangat. Opini terkait penyajian teh dalam keadaan dingin pun muncul dalam berbagai versi. Penyajian teh dengan es pertama kali populer di Amerika Utara, tepatnya pada abad ke-19, oleh komisaris teh India, Richard Blechynden.

Walau demikian, ada yang mengatakan jika munculnya es teh pertama di dunia diawali saat Blechynden melakukan promosi toko teh di Paviliun, India. Saat itu cuaca sedang panas. Lalu, ia pun menuangkan teh ke dalam es batu.

Sementara itu, Pamela J. Vaccaro, sejarawan Pameran Dunia, mengatakan bahwa sebelum kejadian Blechynden menuangkan teh ke dalam es, ada seorang pria bernama N.B. Reed yang sudah menjual es teh sejak 1893.

Di sisi lain, ada juga yang mengatakan bahwa es teh pertama kali tercipta oleh penduduk Amerika Utara. Kala itu, mereka mencampurkan potongan bongkahan es pada musim dingin dengan teh, sehingga terciptalah es teh untuk pertama kali.

Pada awalnya, es teh diyakini berasal dari paduan teh panas dengan es dari bongkahan salju. Namun, seiring berkembangnya teknologi dan munculnya kulkas, pada 1920-an dan 1930-an. Orang-orang mulai mengganti bongkahan salju dengan es yang dari freezer.

Munculnya Es Teh Manis Sebagai Minuman Populer

Ilustrasi Es Teh

Pada abad ke-19, es teh manis non alkohol mulai dinikmati oleh warga Amerika dalam keadaan tawar, seperti teh hijau dan teh hitam. Barulah, pada abad ke-20 popularitas es teh makin dikenal di Amerika Selatan. Tetapi, hal ini karena cuaca di sana yang cenderung panas.

Pengiriman es dari Amerika Utara ke Amerika Selatan terjadi pada pergantian abad ke-19. Setibanya es di Amerika Selatan, penduduk di sana mulai berkreasi dengan membuat sejumlah minum dari teh. Salah satunya dengan mencampur es teh dengan gula.

Nah, itulah penjelasan mengenai es teh manis yang pertama kali diterbitkan pada buku masak Housekeeping In Old Virginia karya Linda Strandley. Secara bahasa, es teh memang ditambahkan pemanis, sehingga disebut ‘es teh manis’. Namun, secara terminologi kata teh manis yang lebih sering digunakan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles