31.7 C
Jakarta
Friday, July 19, 2024

Mengapa Kita Merasa Pusing Setelah Tidur Siang?

Istirahat tengah hari seharusnya mampu memberikan peningkatan energi dan membuat tubuh serta pikiran terasa lebih segar. Namun, beberapa dari kita mungkin pernah atau sering merasa pusing setelah tidur siang. Kondisi ini disebabkan oleh sejumlah faktor. Berikut penjelasannya.

Penyebab sakit kepala setelah tidur siang

Melansir Healthline, berikut adalah beberapa penyebab sakit kepala setelah tidur siang.

1. Gangguan pernapasan dan mendengkur

Mendengkur dapat menjadi indikator adanya gangguan pernapasan. Jika kita tidak bernapas dengan benar saat tidur, hal ini tidak hanya akan mengganggu kualitas tidur, tetapi juga dapat meningkatkan risiko mengalami sakit kepala setelah bangun tidur.

Mendengkur juga bisa menjadi tanda obstructive sleep apnea, yang dapat mencakup gejala berikut:

  • Berhenti bernapas saat tidur
  • Bangun di malam hari
  • Keringat malam
  • Kantuk di siang hari (karena tidak cukup istirahat di malam hari)

2. Bruxism

Bruxism adalah kebiasaan menggertakkan atau mengatupkan gigi, yang seringkali dilakukan tanpa disadari.

Jika sering terjadi, terutama saat tidur siang, hal ini dapat menjadi penyebab timbulnya rasa pusing setelah tidur. Bruxism juga bisa dikaitkan dengan mendengkur dan sleep apnea.

Jika kondisi ini sudah parah, pengepakan gigi berulang kali dapat menyebabkan otot tegang di siang hari serta menyebabkan sakit kepala saat bangun tidur.

3. Kehamilan

Kehamilan dapat menyebabkan kelelahan sehingga lebih sering merasa perlu tidur siang, namun terkadang bisa mengakibatkan sakit kepala setelah tidur siang. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

  • Dehidrasi
  • Gula darah rendah
  • Penyumbatan hormonal

Penting untuk memastikan kita minum cukup cairan (dan meminimalkan konsumsi kafein, yang dapat menyebabkan dehidrasi) serta makan dengan teratur.

Jika rasa sakit kepala tidak kunjung hilang, disarankan untuk berbicara dengan dokter kandungan mengenai gejala ini.

4. Posisi bantal yang salah

Jika kita menggunakan bantal yang tidak tepat, posisi kepala dan leher dapat menjadi tidak nyaman, menyebabkan otot menjadi tegang dan kaku, yang pada akhirnya menyebabkan sakit kepala setelah tidur siang.

The National Sleep Foundation merekomendasikan penggunaan bantal yang dapat menopang kepala dan leher dalam posisi netral, artinya tidak condong ke samping sama sekali, hampir seperti posisi berdiri tegak.

Selain itu, jika tidur siang dilakukan karena kurang tidur di malam hari akibat insomnia atau tidur yang terlalu singkat, itu juga bisa menjadi pemicu pusing.

Oleh karena itu, tidur siang tidak selalu menjamin mengurangi rasa pusing jika tidak mengatasi masalah tidur sebelumnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
27,000SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles