27 C
Jakarta
Saturday, January 28, 2023

Pilot Utama Meninggal Dunia, Pesawat Citilink Mendarat Darurat

Pesawat Citilink  rute Surabaya – Ujung Pandang dengan nomor penerbangan QG 307 mendaratkan kembali pesawatnya setelah 15 menit mengudara dengan alasan keadaan darurat kesehatan yang dialami Pilot Utama, Boy Awalia Asnil. Setelah mendarat pada pukul 07.00 WIB, Boy langsung dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

Direktur Utama Citilink Indonesia, Dewa Kadek Rai, mengatakan petugas darat bersama seluruh  pemangku kepentingan  di Bandara Internasional Juanda Surabaya telah mempersiapkan penanganan darurat kesehatan dengan sangat cepat dan baik. Adapun pilot yang mengalami gangguan kesehatan ditangani oleh pihak dokter di rumah sakit terdekat.

“Hasil pemeriksaan dokter dari pihak rumah sakit setempat, disampaikan bahwa pilot dinyatakan telah meninggal dunia,” kata Dewa dalam keterangan resmi, Kamis (21/7).

Dewa mengatakan, seluruh kru yang tercatat dalam penerbangan tersebut telah melalui prosedur pengecekan kesehatan. Seluruh kru dinyatakan fit atau laik terbang setelah prosedur pengecekan kesehatan tersebut.

Dengan kata lain, penyakit yang dialami Kapten Boy tidak terdeteksi saat prosedur pengecekan kesehatan dilakukan. Manajemen Citilink tidak menjelaskan lebih lanjut penyakit yang diderita Kapten Boy tersebut.

Pulihkan Kinerja, Garuda dan Citilink Berniat Tambah Armada Akhir 2023

Berdasarkan keterangan Kantor Otoritas Bandar Udara (Kaotban) Wilayah III Kementerian Perhubungan, pesawat yang dikemudikan Kapten Boy lepas landas pada pukul 06.15 WIB. Setelah 7 menit mengudara, pesawat tersebut mendeklarasikan keadaan darurat karena ketidakmampuan pilot dengan sinyal PAN-PAN. Tidak lama, pesawat tersebut meminta agar kembali ke Bandara Juanda Surabaya.

Seperti diketahui, sinyal PAN-PAN digunakan saat keadaan darurat, namun tidak membahayakan penumpang secara langsung. Adapun, sinyal MAYDAY digunakan saat keadaan darurat yang membahayakan penumpang secara langsung.

Pesawat yang dikendalikan Pilot Boy dilaporkan mendarat dengan aman dan lancar setelah 41 menit mengudara dan mendarat pada pukul 06.57 WIB. Pilot Boy mengunjungi Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru yang sekitar 6,6 kilometer dari Bandara Juanda Surabaya.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 5,2 Mengguncang Mentawai Sumatera Barat

Dewa mengatakan Pilot Boy memiliki dedikasi tinggi selama simpanan. Di samping itu, Dewa mengajukan permintaan maaf atas yang terjadi.

“Citilink mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Oleh karena itu, kami selalu mengantisipasi hal-hal yang mendukung keselamatan dan keamanan penerbangan,” kata Dewa.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
18,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles