25 C
Jakarta
Sunday, February 5, 2023

Sejarah dan Tema Peringatan Hari Otak 22 Juli

Peringatan Hari Otak Sedunia atau World Brain Day jatuh setiap tanggal 22 Juli. Peringatan ini dicetuskan oleh Federasi Neurologi Dunia (WFN) untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kesehatan menyangkut otak. Hari Otak Sedunia menjadi peringatan tahunan yang amat penting.

Lantaran, di zaman modern seperti sekarang ini, semakin banyak masalah kesehatan yang berhubungan dengan neurologi atau sistem saraf, terutama pada organ otak. Lantas, bagaimana sejarah dan tema Hari Otak Sedunia 2022?

Sejarah Hari Otak Sedunia

gambar istimewa

Dilansir dari laman resmi WFN, penetapan 22 Juli sebagai Hari Otak Sedunia berkenaan dengan hari berdirinya federasi ini pada 1957 di Brussel, Belgia. Meski demikian, Hari Otak Sedunia baru ditetapkan pada Februari 2014, atas usulan yang diajukan sejak 22 September 2013.

Penetapan tersebut berkaca dari peringatan hari lain seperti Hari Epilepsi, Hari Rabies, dan Hari Stroke Sedunia. Pasalnya, hari-hari tersebut terbukti membantu meningkatkan kesadaran masyarakat di seluruh dunia, termasuk negara-negara berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Adapun tujuan peringatan Hari Otak Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menjadi media edukasi terkait kesehatan otak.

Dikutip dari National Today, setidaknya terdapat tiga alasan mengapa Hari Otak Sedunia menjadi peringatan penting.

Pertama, pentingnya ilmu saraf atau neurologi. Ilmu saraf dinilai menjadi terobosan paling signifikan di dunia kedokteran selama beberapa tahun terakhir. Kedua, kesehatan otak kini menjadi isu yang semakin mendesak. Otak adalah salah satu organ paling kompleks dalam tubuh manusia yang tersusun dari miliaran sel saraf atau neuron. Bersama sumsum tulang belakang, organ ini berperan sebagai pusat kendali tubuh dan menyusun sistem saraf pusat.

Menilik betapa pentingnya peran otak, masyarakat harus lebih sadar akan efek kesehatan otak dan memulai upaya pencegahan agar organ ini tak mengalami gangguan. Sementara itu, terakhir masalah neurologis akhir-akhir ini menjadi penyakit dan kondisi medis paling umum. Untuk sepenuhnya memerangi masalah ini, berbagai langkah dasar terkait keamanan neurologis harus segera diadopsi di seluruh dunia.

Baca Juga :  6 Cara Mengatasi Stres supaya Kesehatan Mental dan Fisik Terjaga

Tema Hari Otak Sedunia 2022

gambar istimewa

Dilansir dari laman WFN, otak terdiri dari miliaran kabel listrik yang disebut neuron atau sel saraf. Diperkirakan, ada sekitar seratus miliar neuron di dalam otak manusia. Koneksi antar neuron ini membantu manusia untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk berpikir, bergerak, merasakan, dan memecahkan masalah setiap hari.

Tahun ini, Hari Otak Sedunia mengangkat tema Brain health for all atau Kesehatan otak untuk semua. Tema ini didasari dari otak yang terus ditantang oleh pandemi, perang, perubahan iklim, dan peristiwa lain yang berdampak pada keberadaan manusia secara global.

Kampanye World Brain Day 2022 sendiri terdiri dari lima pesan utama, yakni:

Kesadaran: Kesadaran bahwa keberadaan otak sangat penting untuk kesejahteraan mental, sosial, serta fisik setiap manusia.

Pencegahan: Meyakinkan bahwa banyak penyakit otak yang kehadirannya dapat dicegah sedini mungkin.

Advokasi: Upaya global yang diperlukan untuk mencapai kesehatan otak setiap manusia secara optimal.

Pendidikan: Pendidikan untuk semua kalangan masyarakat adalah kunci utama kesehatan otak.

Akses: Akses yang adil ke semua sumber daya, perawatan, serta rehabilitasi sangat penting untuk kesehatan otak.

Menurut Ketua Hari Otak Sedunia, Prof Tissa Wijeratne, gangguan otak telah memengaruhi miliaran orang di seluruh dunia. Gangguan pada organ ini juga menjadi penyebab utama kecacatan pada manusia. Untuk memerangi masalah ini, menurutnya, perlu peningkatan kesadaran akan kesehatan otak secara global.

“Kesehatan otak yang lebih baik dimulai dengan peningkatan kesadaran tentang apa artinya menjaga kesehatan otak dan pemahaman global tentang peran penting otak bagi kemanusiaan,” tutur dia, dikutip dari laman PR Newswire (11/5/2022).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
18,300SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles