29 C
Jakarta
Sunday, February 5, 2023

Salman Rushdie, Penulis Buku Ayat-ayat Setan Ditikam di New York

Penulis buku kontroversial Ayat-ayat Setan, Salman Rushdie terancam kehilangan mata usai ditikam saat akan memberikan kuliah di New York, Amerika Serikat, Jumat (12/8).

Salman kemungkinan akan kehilangan satu matanya. Saraf di lengannya terputus dan hatinya ditusuk dan luka parah,” ujar salah satu agen Rushdie, Andrew Wylie, seperti dikutip AFP, Minggu (13/8).

Wylie juga mengatakan hingga saat ini Rushdie masih belum bisa bicara dan menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator. Rushdie mengalami penyerangan sebelum pukul 11.00 waktu setempat di Institut Chautauqua. Ketika itu, ia berada di panggung dengan maksud hendak memberi materi kuliah.

Penikam lalu merangsek ke panggung dan menusuk Rushdie berulang kali. Polisi menerangkan pelaku menikam bagian leher dan perut penulis asal Inggris itu. Saat kejadian, polisi langsung mendekati Rushdie dan mengamankan pelaku yang diidentifikasi sebagai Hadi Matar (24) dari New Jersey. Rushdi lalu dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Salah satu saksi mata, Car LeVan, mengatakan pelaku berusaha menikam sebanyak mungkin sebelum dibekuk polisi.

“[Saya yakin] dia berusaha membunuh [Rushdie]. Mengetahui ini terjadi di sini dan melihatnya langsung itu mengerikan,” jelas LeVan.

Ia kemudian berujar, “Apa yang saya lihat hari ini adalah inti intoleransi jelas Levan.”

Rushdi menjadi sorotan dunia karena sejumlah karya yang dianggap kontroversial. Misalnya The Satanic Verses atau Ayat-Ayat Setan (1988). Buku ini dianggap tak menghormati Nabi Muhammad. Buku tersebut berisi soal kejadian dimana Nabi Muhammad telah keliru mengira ayat-ayat yang dibisikkan setan sebagai wahyu.

Pelaku Ditahan

salman rushdie

Polisi setempat masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Seorang tersangka sudah diamankan.

“Seorang tersangka laki-laki berlari ke atas panggung dan menyerang Rushdie dan seorang pewawancara. Rushdie menderita luka tusuk di leher, dan diangkut dengan helikopter ke rumah sakit daerah. Kondisinya belum diketahui,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga :  Tersebar Video Syur Ardhito Pramono Usai Jalani Rehabilitas

Diketahui, Salman pernah menulis ‘The Satanic Verses’ tahun 1988. Novel itu dikecam oleh sebagian umat Islam karena dianggap tidak menghormati Nabi Muhammad.

Salman Rushdie adalah penulis yang lahir di keluarga Muslim India.

salman rushdie

Dia telah menjadi warga negara AS pada tahun 2016 dan tinggal di kota New York. Salman Rushdie kembali muncul di depan publik setelah berada dalam pengasingan selama sembilan tahun. Dia kerap menyuarakan kritik tentang ekstremisme agama dan juga opresi di India, termasuk kepada pemerintah nasionalis Hindu di bawah pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi.

Meskipun pemerintah Iran mengatakan pada tahun 1998 tidak lagi mendukung fatwa itu, sentimen anti-Salman Rushdie masih tetap ada dan masih banyak organisasi Iran yang menawarkan hadiah uang senilai jutaan untuk pembunuhan Rushdie. Berdasarkan informasi dari Index on Censorship, sebuah organisasi yang menyuarakan kebebasan berekspresi, hadiah uang masih tetap ditawarkan bagi mereka yang membunuh Rushdie pada tahun 2016.

Hal ini menunjukkan bahwa fatwa yang menuntut kematian Rushdie masih berlaku. Wylie Agency, agen yang mewakili Rushdie, belum mengeluarkan keterangan resmi tentang insiden ini.

PEN Amerika, kelompok advokasi kebebasan berekspresi di mana Salman Rushdie pernah menjadi presidennya, mengaku “terguncang karena terkejut dan ngeri” atas berita penikaman.

“Salman Rushdie telah menjadi target akibat kata-katanya selama puluhan tahun tapi ia tidak pernah goyah ataupun gentar,” kata Suzanne Nossel, chief executive PEN, dalam sebuah pernyataan. Pada tahun 2012, Salman Rushdie mempublikasikan sebuah memoar, “Joseph Anton,” mengenai fatwa kematiannya.

Judul itu diambil dari nama samaran yang digunakan Rushdie untuk buku-buku yang dia tulis selama persembunyiannya. Salman Rushdie pernah meraih penghargaan Booker Prize lewat novelnya “Midnight’s Children”, namun namanya paling tidak baru dikenal di seluruh dunia stelah buku “The Satanic Verses”

Baca Juga :  Penembakan di Oklahoma, Tiga Orang Tewas

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang Salman Rushdie, Penulis Buku Ayat-ayat Setan yang Ditikam saat akan memberikan kuliah di New Yorkd, Amerika Selatan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
18,300SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles