27 C
Jakarta
Friday, January 27, 2023

Seorang Ibu Muda di Tasikmalaya Meninggal Saat Lomba Balap Karung

Berita menghebohkan datang dari Tasikmalaya, dalam sejarah hari kemerdekaan RI. Tetapi, baru kali ini ada yang meninggal karena mengikuti lomba-lomba 17 Agustus. Kapolsek Mangkubumi Iptu Hartono menjelaskan kronologi meninggalnya seorang ibu muda saat mengikuti lomba balap karung.

Iptu Hartono menyebut, korban yang meningggal adalah seorang ibu rumah tangga berinisial RI (29). Kronologi meninggalnya ibu RI saat lomba balap karung Agustusan di Kota Tasikmalaya dipaparkannya kepada wartawan.

Kronologi Meninggalnya RI

Warga mengikuti proses pemakaman jenazah RI (29) ibu muda yang meninggal saat balap karung, Rabu (17/8/2022) (Sumber:Tribunnews.com)

Video detik-detik RI terjatuh dan meninggal dunia beredar di media sosial. Ia terlihat adu cepat lomba balap karung bersama dua peserta lain. Penonton dan pembawa acara terdengar menyemangati para peserta.

RI merupakan warga Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, yang meninggal dunia saat mengikuti perlombaan HUT Kemerdekaan RI ke-77, Rabu 17 Agustus 2022.

Musibah yang menimpa korban RI, kata Iptu Hartono, terjadi sekira pukul 11.00 WIB. Korban saat itu sedang mengikuti perlombaan balap karung bersama warga lainnya di kampungnya.

“Saat itu korban bersama masyarakat lainnya sedang melaksanakan perlombaan balap karung dalam rangka memeriahkan HUT RI,” paparnya, Rabu 17 Agustus 2022, sore.

Disaat perlombaan itu, kata Iptu Hartono, korban terjatuh dan langsung pingsan. Selanjutnya korban segera dibawa ke Klinik Kayla.

“Namun pada saat sampai di klinik dan dilakukan pemeriksaan, korban sudah dinyatakan meninggal dunia,” ujar Iptu Hartono.

Dalam sebuah tayangan video, korban saat mengikuti lomba balap karung sudah memutar arah untuk menuju finish. Kala itu korban terjatuh dan langsung pingsan.

Kapolsek menambahkan, menurut keterangan keluarganya, korban mempunyai riwayat sakit hipertensi dan baru 2 bulan melahirkan.

“Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak akan menuntut siapa pun atas kejadian tersebut,” tambahnya.

Baca Juga :  Bonge Diberi Uang 500 Juta dari Paula Verhoeven, Ternyata Hanya Prank!

Diketahui korban juga memiliki riwayat penyakit hipertensi atau darah tinggi.

“Menurut keterangan keluarga korban memiliki riwayat penyakit hipertensi,” kata Hartono.

Warga Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya itu, tercatat juga baru saja melahirkan dua bulan lalu. Jenazah saat ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Suami korban serta keluarganya juga sudah menerima bahwa kejadian tersebut merupakan takdir dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Keluarga Korban Dapat Bantuan dari Polsek Mangkubumi

Kapolsek Mangkubumi, Iptu Hartono SH bersama rombongan saat bertakziah ke kediaman ibu rumah tangga yang meninggal saat lomba balap karung, Rabu 17 Agustus 2022 malam (Sumber:Dok Polsek Mangkubimi)

Kapolsek Mangkubumi, Polres Tasikmalaya Kota Iptu Hartono SH beserta personelnya tidak sekadar ikut prihatin dan berbela sungkawa. Tetapi, mereka juga ikut prosesi sampai ke pemakaman Ibu rumah tangga berisial RI yang meninggal dunia saat mengikuti lomba balap karung.

Kapolsek Mangkubumi, Iptu Hartono SH bersama anggotanya turut menyempatkan bertakziah ke rumah korban di Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Kegiatan sambang ini menurut Kapolsek, sebagai wujud kepedulian Polri dan bentuk simpati kepada pihak keluarga almarhumah. Kedatangannya ini untuk memberikan semangat kepada keluarga korban agar tetap sabar, tabah dan ikut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga korban.

“Semoga almarhumah husnul khotimah dan kita semua mendapatkan hikmah dalam kejadian itu dan lebih dekat kepada Allah SWT,” ungkap Hartono, Rabu malam.

Di sela-sela kunjungan tersebut, Kapolsek memberikan tali asih berupa paket sembako dan sebagainya. Pihaknya berharap, bantuan yang diberikan kepada keluarga korban bisa membantu meringankan beban mereka.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkannya meski bantuan ini tak seberapa,” singkatnya.

Jadi itulah penjelasan tentang kronologi ibu muda di Tasikmalaya yang meninggal saat lomba balap karung. Semoga informasinya bermanfaat ya!

Baca Juga :  5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
18,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles