25.2 C
Jakarta
Thursday, July 11, 2024

5 Jenis Dodol dari Berbagai Daerah yang Manisnya Melegenda

Dodol merupakan makanan khas Jawa Barat. Kudapan yang identik berwarna gelap, bercita rasa manis dengan tekstur lengket ini berbahan dasar tepung ketan yang dikombinasikan dengan santan dan gula merah.

Tahu tidak? Ternyata, ada camilan manis lainnya dari berbagai daerah Indonesia sejenis dodol. Tetapi, memiliki perbedaan panggilan sampai bahan baku pembuatan. Tetap nikmat dan patut dicoba, berikut beberapa jenis dodol dari berbagai daerah di Indonesia.

Meuseukat

Ilustrasi Meuseukat

Kebalikan dari dodol berwarna gelap, meuseukat tampilannya lebih cerah menggugah selera makan. Terlebih, bagian atas meuseukat dibuat bermotif, sehingga bikin siapa saja jadi gak tega untuk memakannya.

Meuseukat masuk dalam kategori dodol khas Aceh. Warna terangnya didapat dari bahan bakunya yang terdiri dari buah nanas yang dilembutkan, tepung, dan gula. Tak cuma berbentuk bulat dengan motif, meuseukat bisa dijumpai dengan bentuk silinder atau persegi.

Galamai

Ilustrasi Galamai

Galamai berasal dari Sumatra Barat. Camilan manis ini juga memiliki warna sama pekatnya dengan dodol pada umumnya karena berbahan dasar beras ketan dan gula merah atau aren.

Namun, cita rasa galamai sedikit gurih berkhas karena menggunakan kacang sangrai. Di samping teksturnya yang legit, terdapat kerenyahan dari kacang, sehingga membuat galamai unik saat dikunyah.

Lempok Durian

Ilustrasi Lempok Durian

Lempok durian sejenis dodol yang cukup populer di Pulau Sumatra. Bahan utama lempok durian adalah buah durian yang dikombinasikan dengan gula. Tanpa campuran tepung ketan, tekstur lempok durian amat kenyal.

Di beberapa wilayah di Sumatra, kamu bisa menjumpai lempok durian dalam bentuk silinder dengan pembungkus pelepah daun pisang. Ada juga yang menggunakan plastik, tetapi tak mengurangi kenikmatan dari dodol jenis ini.

Dodol Kentang

Ilustrasi Dodol Kentang

Tak seperti dodol yang teksturnya kenyal dan basah. Dodol kentang khas Jambi memiliki tekstur ambyar saat dikunyah. Bahan dasar dodol ini terbuat dari kentang yang dilembutkan. Uniknya, dodol kentang memiliki beragam warna dan rasa. Konon, warnanya mengikuti dengan rasa yang terkandung pada dodol kentang tersebut.

Misalnya, dodol kentang stoberi berwarna merah. Dodol kentang dengan gula merah menghasilkan warna sedikit coklat. Sedangkan dodol kentang berwarna terang biasanya dikombinasikan dengan durian.

Dodol Amurang

Ilustrasi Dodol Amurang

Dodol amurang merupakan jajanan kebanggaan masyarakat Manado. Ciri khas dodol ini terletak dari bungkusnya yang identik menggunakan daun kelapa atau janur. Sama-sama berbahan dari beras ketan dan gula aren.

Dodol amurang memiliki ciri khas rasa juga yang dapat dengan mudah dikenali oleh penikmatnya, yakni keberadaan cinammon atau kayu manis. Penggunaan kayu manis pada dodol amurang tidak sekadar memengaruhi rasa, tapi juga aromanya yang makin sedap ketika pembungkus dibuka.

Nah, itulah penjelasan mengenai lima jenis dodol dari berbagai daerah yang wajib untuk kalian coba. Ternyata, ada camilan manis lainnya dari berbagai daerah Indonesia sejenis dengan dodol. Tetapi, memiliki perbedaan panggilan sampai bahan baku pembuatan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,900SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles