27.9 C
Jakarta
Monday, February 26, 2024

Tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Ternyata Segini Tarifnya !!!!

Pada tanggal 2 Oktober 2023, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan rencana besaran tarif untuk perjalanan dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Pernyataan ini diberikan oleh kepala negara saat mencoba langsung KCJB pada hari Senin.

“Segera kita putuskan tarifnya, tapi perkiraan awal berkisar antara Rp250-350 ribu,” kata Jokowi. Waktu pelaksanaan tarif ini belum dijelaskan secara rinci, dan Presiden mengarahkan pertanyaan mengenai hal tersebut kepada PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), yang merupakan konsorsium yang bertanggung jawab atas pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung.

Selama mencoba KCJB, Presiden Jokowi mengungkapkan kenyamanannya dalam naik kereta ini. Dalam waktu sekitar setengah jam, ia berhasil mencapai tujuannya dari Stasiun Halim hingga Stasiun Padalarang.

“Rasanya sama, cepat dan nyaman. Tadi hanya 29 menit dari Stasiun Halim ke Stasiun Padalarang, sama, dua kali 29 menit,” ujar Jokowi.

Presiden juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada evaluasi resmi terkait KCJB, dan kereta ini akan tetap gratis untuk umum hingga pertengahan bulan Oktober 2023.

Ia menegaskan bahwa fokus utama dalam pengelolaan kereta cepat adalah memberikan pelayanan yang cepat dan efisien kepada masyarakat, dengan fungsi transportasi yang lebih penting daripada pertimbangan keuntungan ekonomi.

KCJB, yang juga dikenal dengan nama “Whoosh,” memiliki tiga kelas layanan perjalanan: first class dengan 18 kursi, business class dengan 28 kursi, dan economic class dengan 555 kursi.

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan: Tantangan dalam Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan berbagai masalah yang dihadapi selama proses pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal dengan nama “Whoosh.” Proyek ini akhirnya diresmikan pada tanggal 2 Oktober 2023 setelah menghadapi berbagai tantangan.

Luhut mengakui bahwa sejak menerima tugas untuk melanjutkan pembangunan proyek ini pada akhir 2019, berbagai masalah muncul, termasuk masalah pembebasan lahan dan kesulitan pendanaan akibat dampak pandemi COVID-19. Akhirnya, APBN turut menjamin utang yang terkait dengan proyek KCJB ini.

Meskipun banyak yang meragukan kesuksesan proyek ini, Menko Luhut mengatakan bahwa Presiden Jokowi memberikan semangat dan dorongan kepada tim proyek untuk menyelesaikan proyek kereta cepat ini.

“Namun, saya ingin melaporkan bahwa Presiden memberikan semangat kepada kami untuk menyelesaikan proyek kereta api ini,” kata Menko Luhut.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles