30.5 C
Jakarta
Saturday, February 4, 2023

Istri Sambo diminta Keterangan Oleh Komnas HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menggandeng Komnas Perempuan untuk mendalami keterangan istri Irjen Pol Ferdy Sambo yakni Putri Candrawati. Terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan Komnas Perempuan akan segera meminta keterangan dari Putri untuk memperdalam informasi.

“Komnas Perempuan rencananya akan mendalami lagi untuk mengetahui persis keterangan yang tadinya sudah diberikan juga. Sama tentu melakukan pemantauan terhadap kondisinya,” katanya di DPR, Kamis (25/8/2022).

Menurut Komnas Perempuan, kata Taufan, kondisi Putri dalam keadaan baik. Namun, Taufan tidak secara detial menjelaskan kapan permintaan keterangan pada Putri akan berlangsung. Namun menurut Komnas Perempuan, kondisi Putri dalam keadaan baik.  “Tergantung penasihat hukum dan dari psikolognya,” ujar dia.

Keterangan Putri Akan Jadi Data Pembanding

Ilustrasi Keterangan Putri Akan Jadi DataPembanding

Sementar itu, Komnas HAM kata Taufan sudah bertemu dan meminta keterangan pada Putri. Namun dari pertemuan itu, pihaknya tidak membuat kesimpulan. Nantinya keterangan Putri akan jadi pembanding dari data yang sebelumnya sudah diterima oleh Komnas HAM.

“Bukan kesimpulan. Artinya itu keterangan dari ibu PC. Kita akan bandingkan dengan data data yang lain,” ujarnya.

Komnas HAM Akan Berikan Laporan pada Kapolri

Gambar Komnas HAM Akan Berikan Laporan pada Kapolri

Pihaknya saat ini sedang menyiapkan laporan menganai kasus tersebut. Laporan itu akan diserahkan pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Timsus. Laporan itu kemungkinan bakal diberikan Senin, 29 Agustus mendatang.

“Kami sedang minta jadwal. Mungkin senin baru bisa,” ujarnya. “Kemudian sekarang ini juga sedang menyiapkan laporan lengkap untuk diserahkan ke Presiden dan DPR,” sambung Taufan.

Menurutnya, laporan yang akan diserahkan ke Presiden dan DPR RI adalah laporan lengkap yang lebih teknis. “Termasuk rekomendasi apa yang harus dilakukan tim penyidik Timsus dan sebagainya itu akan diberikan segera,” katanya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Longgarkan Aturan Pakai Masker di Luar Ruangan

Senada, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, mengakui laporan tersebut kemungkinan bisa diserahkan pada pekan depan. “Kami masih menyusun laporannya, semoga minggu ini selesai dan minggu depan bisa diserahkan,” katanya.

Komnas Perempuan Tetap Akan Dalami Keterangan PC

Gambar Komnas Perempuan Tetap Akan Dalami Keterangan PC

Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi mengatakan pihaknya tetap akan meminta keterangan putri apa pun statusnya. Termasuk kaitannya dengan dugaan pelecahan seksual sebagaimana yang pernah dilaporkan putri.

“Kita harus meminta keterangan dari PC dalam posisinya sebagai apa pun. Baik dia sebagai saksi, sebagai tersangka atau pendalaman dari dugaan terjadinya kekerasan seksual. Jadi itu tetap harus dilakukan.” ujarnya

Siti menjelaskan bahwa proses pemeriksaan yang dilakukan Komnas HAM dan Komnas perempuan untuk melihat keadaan adanya pelanggaran HAM dalam kasus tersebut.

“Termasuk pelanggaran dalam proses hukum atau penegakan hukum kasus ini,” ucapnya.

Sedangkan proses pemeriksaan yang dilakukan kepolisian, kata Siti, adalah memeriksa kasus ini pada konteks penegakan hukum untuk peradilan pidana. Menurutnya, penetapan status tersangka terhadap Putri tidak lantas menghentikan proses pemeriksaan yang dilakukan Komnas HAM dan Komnas Perempuan.

Siti mengatakan hal tersebut tetaplah diperlukan agar dapat membaca secara utuh dan jernih kasus tewasnya Brigadir J.

“Karena berbagai upaya itu sudah dilakukan dan kita harus mendapatkan gambaran yang utuh, dan mendapatkan gambaran yang utuh itu harus mendengarkan keterangan dari Ibu P (Putri Candrawathi) yang kita tahu di dalam posisi ini, di dalam kasus ini, dia adalah orang yang ada di dalam peristiwa pidana ini. Jadi tentu itu akan tetap dilakukan,” ujar Siti.

Nah, itulah penjelasan tentang istri Ferdy Sambo yang diminta untuk menjelaskan keterangan oleh komnas HAM Terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
18,300SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles