32.8 C
Jakarta
Thursday, May 23, 2024

Fakta dari 6 Prajurit TNI yang Terlibat Kasus Mutalasi di Timika

Enam prajurit TNI Angkatan Darat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan disertai mutilasi terhadap warga sipil di Mimika, Papua. Keenamnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi Militer (Pom) TNI AD.

“Sudah (jadi tersangka),” kata Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad) Letnan Jenderal Chandra W Sukotjo melalui pesan singkat, Senin (29/8/2022) siang.

Dalam penyelidikan kasus ini, Chandra telah mendapat perintah langsung dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman untuk mengusut tuntas.

Sementara itu, para pelaku lainnya yang berlatar belakang sipil ditangani oleh pihak kepolisian. “Puspomad telah mengirimkan tim penyidik untuk membantu Pomdam,” ujar dia.

Polda Papua tengah melakukan penyelidikan atas temuan dua jenazah korban mutilasi yang ditemukan di Kampung Pigapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (27/8/2022).

Penemuan dua jenazah korban mutilasi menggemparkan warga Kabupaten Mimika, Papua. Usai diselidiki polisi, motif dan modus di balik kasus tersebut berhasil terungkap. Korban ternyata berjumlah empat orang, sedangkan pelaku berjumlah sembilan orang.

Dari sembilan orang pelaku, enam orang di antaranya merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Korban Hendak Membeli Senjata

TNI TNI Diduga Terlibat Kasus Mutilasi

Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani menyebutkan, para pelaku berjumlah sembilan orang. Sebanyak enam di antaranya adalah oknum anggota TNI. Sementara itu, korban berjumlah empat orang. Kepada korban, para pelaku berpura-pura ingin menjual senjata api.

Para korban kemudian tertarik dan mendatangi para pelaku dengan membawa uang Rp 250 juta. “Keempat korban dipancing oleh pelaku untuk membeli senjata jenis AK 47 dan FN seharga Rp 250 juta,” ujar Faizal melalui pesan singkat, Minggu (28/8/2022).

Faizal mengatakan, pada 22 Agustus 2022 sekitar pukul 21.50 WIT, di SP 1, Distrik Mimika Baru, para pelaku bertemu dengan korban dan membunuh mereka. Setelah melakukan pembunuhan, para pelaku memasukan jenazah ke dalam mobil korban dan membawanya ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka untuk dibuang.

Pelaku lebih dulu Memasukkan Korban ke Dalam Karung

Ilustrasi Pelaku lebih dulu memasukkan korban ke dalam karung

Usai membunuh, para pelaku memasukkan keempat jenazah ke dalam mobil korban untuk nantinya dibuang ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka.

“Sebelum dibuang, keempat korban semuanya dimutilasi dan dimasukan ke dalam enam karung,” kata dia.

Setelah membuang korban ke sungai, para pelaku kemudian membakar mobil yang disewa korban di kawasan Jalan Galian C Kali Iwaka. Kesembilan pelaku kembali berkumpul keesokan harinya untuk membagi uang sebesar Rp 250 juta milik korban yang awalnya akan digunakan untuk membeli senjata dari para pelaku.

Jenazah dan Mobil Korban ditemukan

Ilustrasi pembunuhan TNI

Polisi dan masyarakat berhasil menemukan salah satu korban berinisial AL dan mobil yang telah hangus terbakar. pada Jumat (26/8/2022). Polisi pun kembali menemukan satu jenazah korban lainnya yang identitasnya belum diketahui di Sungai Kampung Pigapu. Sabtu (27/8/2022).

Polisi kini masih terus mencari jenazah dua korban lainnya di sekitar lokasi penemuan dua jasad sebelumnya. Sementara itu, usai menemukan jasad mobil korban, polisi juga langsung menangkap tiga orang yang diduga sebagai pelaku, yakni APL, DU dan R.

Diselidiki Denpom

Gambar Diselidiki Denpom

Dugaan adanya keterlibatan enam orang anggota TNI dalam kasus mutilasi terhadap empat orang korban di Timika menjadi sorotan publik. Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Kav Herman Taryawan mengatakan, pihaknya telah mengetahui terkait dugaan tersebut.

Menanggapi kasus tersebut, Herman menjelaskan, pihaknya telah mengerahkan Polisi Militer untuk menyelidiki keterlibatan anggota TNI dalam kasus tersebut.

“Ada dugaan keterlibatan TNI dalam kasus mutilasi di Timika. Saat ini masih dalam pendalaman Sub Denpom Mimika,” pungkasnya.

Nah, Itulah pembahasan tentang Fakta dari 6 Prajurit TNI yang Terlibat Kasus Mutalasi di Timika dan Penemuan dua jenazah korban mutilasi menggemparkan warga Kabupaten Mimika, Papua. Usai diselidiki polisi, motif dan modus di balik kasus tersebut berhasil terungkap.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles