32.1 C
Jakarta
Friday, May 24, 2024

Review Film Beast, yang Menghadirkan Serangan Hewan Buas

Setelah diuji nyali lewat menara setinggi 2.000 kaki dalam Fall (2022), para penggemar film Hollywood kembali disuguhkan film survival terbaru berjudul Beast (2022). Tayang sejak 24 Agustus 2022 di bioskop, film arahan Baltasar Kormákur ini dinanti berkat temanya yang menantang.

Bukan ketinggian, Beast menghadirkan serangan hewan buas sebagai teror utamanya. Tak hanya itu, film yang dibintangi Idris Elba ini juga mencuri perhatian berkat penggunaan Afrika sebagai latar ceritanya, lho.

Kalau masih ragu untuk menontonnya, review film Beast di bawah ini mungkin bisa jadi pertimbangan buatmu. Dijamin gak kalah menegangkan dari film survival Hollywood lainnya. ingin tau review dari film tersebut, mari kita simak artikel di bawah ini!

Sinopsis Beast

Ilustrasi film dari Sinopsis Beast

Beast dimulai ketika Dr. Nate Samuels (Idris Elba) dan kedua putrinya, Meredith (Iyana Halley) dan Norah (Leah Sava Jeffries), datang berkunjung ke desa sang mendiang istri di Afrika Selatan. Di sana, mereka bertemu Martin Battles (Sharlto Copley), teman lama Nate sekaligus ahli biologi yang mengelola cagar alam.

Pada saat berkeliling, mereka menemukan penduduk desa setempat tewas dicabik-cabik oleh seekor hewan misterius. Mengira itu adalah perbuatan singa, mereka pun segera kembali untuk melaporkan kejadian tersebut.

Naas, sebelum sempat kembali, mereka diserang oleh seekor singa jantan secara brutal. Kini, pilihan mereka hanya dua, bertahan hidup atau menjadi santapan lezat singa haus darah tersebut.

Film Keempat Baltasar Kormákur Bertema Survival

Ilustrasi film Beast

Sebelum Beast, Baltasar Kormákur sukses memacu adrenalin para sinefil lewat tiga film survival arahannya. Ketiga film tersebut adalah The Deep (2012), Everest (2015), dan Adrift (2018).

Masing-masing film tersebut mampu membuat penonton tegang lewat tema rintangan alamnya, seperti gunung dan lautan. Beast sendiri merupakan kali pertama Kormákur menampilkan serangan hewan buas sebagai tema ceritanya.

Karenanya, tak heran jika penggemar dibikin kepo setengah mati. Kira-kira, ketegangan seperti apa yang akan disajikan sineas kelahiran Reykjavík, Islandia, tersebut dalam film teranyarnya ini, ya?

Teror Hewan Buas dan Konflik Keluarga

Ilustrasi Teror hewan buas dan konflik keluarga 

Untuk memberi kesan nyata pada sosok singa dalam Beast, Universal Pictures, selaku salah satu rumah produksi, menggandeng Framestore, studio efek visual yang pernah menggarap sejumlah film keluaran Marvel Studios. Berkat polesan CGI yang apik, sosok sang raja rimba tak hanya terlihat gahar, tapi juga mengintimidasi.

Sementara dari segi naskah, Ryan Engle, selaku screenwriter, berhasil menyelipkan tema father-daughter relationship lewat karakter Nate dan Meredith. Uniknya, baik teror singa maupun konflik keluarga yang diangkat, mampu dikemas secara seimbang oleh Kormákur dalam 93 menit durasinya.

Sinematografi Philippe Rousselot yang Menawan

Ilustrasi Sinematografi Philippe Rousselot yang menawan

Selain CGI dan tema hubungan ayah-anak yang diangkat, sinematografi besutan Philippe Rousselot juga menjadi kelebihan dari film ini. Rousselot tak hanya mampu membuat penonton seolah-olah berada di Afrika lewat pemilihan lanskap Limpopo, Northern Cape, dan Cape Town yang indah, tapi juga sukses bikin tegang lewat permainan kameranya.

Beberapa kali, sang sinematografer menerapkan long take dalam sejumlah adegan krusial. Efeknya bukan main, berkat hal tersebut, penonton dapat merasakan kengerian dan ketegangan yang dialami oleh para protagonisnya.

Pesan Positif dari Film Beast

Ilustrasi dari Sinematografi Philippe Rousselot yang menawan

Serangan hewan buas memang menjadi sajian utama dalam Beast. Meski begitu, film ini tak luput dalam memberikan beberapa pesan penting kepada penonton. Salah satunya masalah pelestarian hewan langka.

Seperti kita tahu, pemburu gelap telah menjadi masalah yang sangat serius bagi sejumlah negara di dunia, termasuk Indonesia. Selain kepunahan beragam jenis hewan, terganggunya keseimbangan ekosistem juga jadi salah satu dampak negatif dari perburuan liar.

Secara keseluruhan, Beast merupakan sebuah film survival yang pandai memanfaatkan durasi minim untuk menghibur sekaligus mengedukasi penonton.

Nah, Itulah pemberitahuan film terbaru yang akan tayang di tahun 2022. Disini review film dari beast yang bercerita tentang film arahan Baltasar Kormákur yang ingin dinanti berkat temanya yang menantang.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles