25.6 C
Jakarta
Friday, April 12, 2024

5 Makanan yang Dulunya Merakyat, Kini Menjadi Mewah

Beberapa waktu lalu, warganet dibuat heboh dengan hati angsa atau kaviar dengan harga fantastis yang ditunjukkan oleh Sisca Kohl dalam unggahan di akun media sosial miliknya. Uniknya, ia bahkan menyebutkan nominal yang dikeluarkan untuk makanan tersebut.

Mendengar nominal yang fantastis, sontak membuat warganet hanya dapat mengelus dada. Saking mahalnya, makanan-makanan ini hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang saja. Namun, siapa sangka bila dulunya kaviar hingga hati angsa tak semahal saat ini.

Misalnya juga ada lobster yang ternyata dulunya sangat mudah ditemukan dan dianggap seperti hama. Penasaran dengan makanan apa saja yang dulunya merakyat tetapi kini menjadi makanan mewah? Yuk, langsung saja disimak artikel dibawah ini:

Kaviar

Ilustrasi Kaviar

Kaviar terbuat dari telur ikan dan secara komersial dipasarkan sebagai makanan mewah. Pada 2012 lalu, kaviar dibanderol dengan harga 3.000-5.000 dolar AS atau sekitar Rp42-70 juta per kilogram. Cukup fantastis, kan?

Namun, pada 1800-an, kaviar bahkan dijual dengan murah dan tak jarang disajikan secara gratis sebagai topping sandwich. Sejumlah bar di Amerika Serikat juga sering menyajikan makanan ini sebagai trik meningkatkan penjualan minuman karena dapat membuat seseorang merasa haus.

Lobster

Ilustrasi Lobster

Sebelum mendapatkan predikat sebagai makanan kelas atas. Lobster dulunya hanya menjadi makanan murah dan dianggap tidak memiliki rasa. Bahkan, hewan yang mudah ditemukan di pesisir pantai ini merupakan makanan andalan para tahanan di penjara Massachussets.

Popularitas lobster baru meningkat pada tahun 1870-an. Saat itu, orang-orang kaya dari New York, Amerika Serikat, yang sedang berlibur di Boston secara tak sengaja menyukai rasa lobster rebus yang dijual di sana. Sejak saat itu, lobster semakin digemari oleh banyak orang hingga saat ini.

Foie Gras

Ilustrasi Foie Gras

Kalian pasti sudah tak asing lagi dengan foie gras atau hati angsa yang kerap diunggah beberapa kali oleh Sisca Kohl di akun media sosial miliknya. Makanan khas Prancis ini rupanya tergolong makanan yang paling tua di Eropa sejak 2000 tahun lalu.

Bahkan, harga seporsi foie gras berkisar antara Rp439-697 ribu. Padahal, di masa Renaisans, foie gras pernah menjadi makanan halal untuk orang Yahudi dengan harga yang cukup merakyat. Harganya menjadi mahal setelah ditemukan cara memasak yang tepat.

Truffle

Ilustrasi Truffle

Dengan harga yang melambung tinggi, truffle dapat ditemukan ketika dijual secara komersial dalam bentuk segar atau diawetkan dalam larutan garam encer. Selain itu, truffle hanya digunakan dalam jumlah kecil atau ditaburkan sebagai topping karena baunya yang cukup kuat.

Bahkan, truffle hitam umumnya berbau lebih lemah dan rasanya digambarkan manis, seperti sirup. Namun, siapa sangka bila dulunya truffle ternyata dikonsumsi oleh pasukan militer pada masa perang era Napoleon tahun 1800-an untuk menghemat pengeluaran.

Oyster

Ilustrasi Oyster

Oyster ternyata sudah dikonsumsi sejak zaman purba yang dibuktikan dari ditemukannya banyak sampah dapur berupa cangkang tiram di pesisir pantai. Tiram adalah sekelompok kerang dengan cangkang berkapur dan pipih yang memiliki usia simpan yang lebih lama.

Namun, ternyata tiram dulunya dijual oleh pedagang kaki lima dan disajikan secara gratis di bar. Pada 1800-an, sempat ada ledakan penduduk yang menyebabkan harga tiram menjadi terus meroket hingga saat ini.

Nah, itulah penjelasan mengenai makanan yang dulunya merupakan hidangan merakyat tetapi kini menjadi makanan mewah dengan harga yang fantastis, seperti kaviar hingga tiram. Bahkan, lobster dulunya pernah dijadikan makanan khusus para tahanan di penjara Massachussets.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,500SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles