28.2 C
Jakarta
Tuesday, July 9, 2024

Kecelakaan Maut Tol Pejagan-Pemalang Tewaskan Anak Jamintel

Kecelakaan maut beruntun terjadi di ruas tol Pejagan-Pemalang, Minggu (18/9) sore. Salah satu korban yang tewas dalam kecelakaan ini adalah seorang pria bernama M Singgih Andika, yang merupakan anak dari Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto. Berikut ini sejumlah fakta-fakta terkait kecelakaan beruntun di Tol Pejagan-Pemalang, pada Senin (19/9/2022).

Libatkan 13 Kendaraan

Sedikitnya 13 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di tol Pejagan-Pemalang, tepatnya di Km 253. Dari informasi yang didapatkan kejadian berada pada jalur A atau arah Semarang.

Kecelakaan di ruas tol yang mengarah dari Jakarta ke Semarang itu terjadi pukul 14.15 WIB dan diduga dipicu pembakaran lahan oleh warga di sekitar jalan tol yang memunculkan kabut asap dan menyelimuti area jalan tol.

Hal tersebut mengakibatkan jarak pandang pengemudi pendek. Kecelakaan diduga terjadi setelah mobil paling depan mengerem mendadak hingga mengakibatkan kecelakaan beruntun kendaraan di belakangnya.

Berikut ini daftar 13 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan fatal tersebut:

1. Toyota Fortuner H 1236 IP
2. Toyota Avanza B 1674 EVM
3. Toyota Avanza H 8538 YP
4. Honda Civic AG 1870 ME
5. Mitsubishi Xpander AB 1125 UP
6. Toyota Innova G 9133 QC
7. Suzuki Ertiga B 1781 DS
8. Toyota Calya B 1466 UIK
9. Truk boks Isuzu NMR B 9076 UCG
10. Daihatsu Xenia B 1301 BK
11. Toyota Xpander H 8538 YP
12. Chevrolet Spin D 1782 XU
13. Toyota Innova B 1674 EVM

Disebabkan Asap Pembakaran Lahan

Kecelakaan beruntun disebabkan adanya aktivitas pembakaran lahan pertanian. Asap pembakaran lahan tersebut menyebabkan pengemudi mobil mengalami gangguan jarak pandang.

Sejumlah Mobil Ringsek

Kecelakaan yang terjadi di Tol Pejagan-Pemalang melibatkan 13 kendaraan. Selain minibus, kecelakaan yang terjadi di sore hari itu juga melibatkan truk box. Kerasanya benturan yang terjadi mengakibatkan sejumlah kendaraan mengalami rusak.

Korban Tewas Adalah Putra Jamintel

Seorang korban tewas kecelakaan beruntun di Tol Pejagan-Pemalang teridentifikasi bernama Muhamad Singgih Adika. Korban merupakan anak dari Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto. Selain seorang tewas, ada 19 korban lainnya yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan 13 kendaraan.

Setop Sebar Video, Dapat Memicu Trauma

Pengguna media sosial saling menyampaikan simpatik dan keprihatinan atas berita kecelakaan tersebut. Namun seiring itu, banyak juga netizen yang membagikan video berisi suasana di lokasi kecelakaan.

Psikolog klinis dan Co-Founder Ohana Space Veronica Adesla beberapa waktu lalu sempat mengingatkan masyarakat untuk tidak saling menyebarluaskan video kecelakaan. Sebab, hal ini bisa berdampak buruk pada kondisi emosi keluarga korban. Mulai dari kesedihan, kemarahan, hingga trauma.

“Keluarga korban sendiri pasti saat ini sedang shock dan sangat bergejolak secara emosional dengan tragedi yang menimpa anggota keluarganya, yang mengakibatkan mereka kehilangan anggota keluarga yang dikasihi,” terang Vero.

Hal serupa juga dituturkan oleh psikolog klinik dewasa Wulan Ayu Ramadhani. Ia menegaskan, video kecelakaan yang beredar luar di media sosial bisa memicu rasa trauma, terlebih pada keluarga korban.

“Keluarga bisa saja masih syok dan trauma atau bisa jadi bahkan belum bisa menerima kondisi tersebut,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Nah, itulah penjelasan mengenai kecelakaan maut beruntun terjadi di ruas tol Pejagan-Pemalang, Minggu (18/9) sore. Salah satu korban yang tewas dalam kecelakaan ini adalah seorang pria yang merupakan anak dari Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,900SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles