33.4 C
Jakarta
Thursday, June 20, 2024

Mal Grand Indonesia Kebakaran, Titik Api Berasal dari Panel Listrik

Kebakaran terjadi di mal Grand Indonesia (GI), Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu (18/9/2022). Kebakaran itu dilaporkan ke jajaran Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat terjadi pada pukul 12.05 WIB.

Petugas Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Fajar mengatakan, titik api berada di bagian barat mal GI.

“Obyek yang terbakar panel listrik lantai 10 (west mal),” kata Fajar dalam keterangannya, pada Minggu.

Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan tujuh unit mobil pemadam beserta 28 personel guna memadamkan api. Fajar juga mengatakan, pengunjung mal sempat dievakuasi saat kebakaran terjadi.

“Pemadaman selesai. Tidak ada korban luka maupun jiwa,” ujar Fajar.

Tanggapan dari Kepala Sudin Gulkarmat

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari petugas keamanan West Mall di Grand Indonesia sekitar pukul 11.55.

“Berselang 10 menit setelah menerima laporan, petugas dan tiga armada tiba di lokasi kebakaran dan langsung melakukan penanganan,” kata Asril dalam keterangan tertulis, Minggu, 18 September 2022.

Kebakaran Berhasil Dipadamkan

Sejumlah tujuh unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan api bersama dengan 28 personel damkar. Untungnya, api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga mal yang sangat luas dan para pengunjung masih bisa diselamatkan.

Hanya saja pembuangan asap sisa kebakaran yang membutuhkan waktu cukup lama. Alhasil, manajemen pusat perbelanjaan Grand Indonesia akan menutup sementara area West Mall.

Pihak manajemen Grand Indonesia akan membuka kembali West Mall setelah kondisi sudah mulai normal kembali. Sementara itu, pihak Grand Indonesia pun memastikan bahwa area East Mall dan Sky Bridge yang letaknya bersebelahan dengan West Mall masih akan tetap beroperasi dengan normal.

Grand Indonesia Diresmikan Oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono

Grand Indonesia atau GI ini berada dalam deretan mal terluas yang ada di Indonesia. Selain itu, ternyata Grand Indonesia menjadi mal yang diresmikan Presiden RI ke-6, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Untuk mengetahui asal usul mal terluas ini, mulai dari awal pembangunan hingga berhasil disahkan oleh SBY, simak artikel berikut ini.

Kisah Grand Indonesia

Awalnya, proyek pembangunan Grand Indonesia bermula dari kondisi Hotel Indonesia yang telah dikelola BUMN perhotelan Hotel Indonesia Natour. Sebab, gedung ini membutuhkan pembenahan total setelah mengalami masa surut menahun.

Akhirnya, Pengembang Grand Indonesia, PT Cipta Karya Bumi Indah membuat kesepakatan perjanjian build operate and transfer (BOT) dengan pemilik Hotel Indonesia, PT Hotel Indonesia Natour pada 13 Februari 2004.

Pada perjanjian tersebut, pihak pengembang Grand Indonesia menginvestasikan Rp 1,3 triliun untuk membangun mal dan melakukan renovasi hotel rancangan Abel R. Sorensen dan istrinya Wendy Sorensen tersebut. Namun, dalam prosesnya, mal Grand Indonesia menggusur Hotel Wisata Internasional dan Wing Bali.

Konstruksi pembangunan Grand Indonesia sebenarnya sudah dimulai sejak Agustus 2004 bersamaan dengan renovasi Hotel Indonesia. Selama pembangunan masih berjalan, Grand Indonesia berhasil mengajak beberapa pemilik store terpandang, seperti Seibu Department Store dari Thailand, Central Department Store dari Thailand, dan merek pakaian kelas dunia, seperti Cartier, Gucci, Burbery, Bottega Venetta, Bally, Time Palace, dan Prada.

Pusat belanja termegah dan terbesar di Indonesia ini dibuka secara bertahap mulai 2007. Pembukaan Grand Indonesia terlebih dahulu diawali dengan membuka bagian barat pada April dan bagian timur yang mengelilingi sayap awal Hotel Indonesia menyusul empat bulan kemudian, tepatnya pada Agustus 2007. Pembukaan ini bersamaan dengan penutupan atap Menara BCA dan Kempinski Private Residence pada 1 Agustus 2007.

Barulah, Grand Indonesia diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Mei 2009. Total biaya investasi untuk gedung ini diperkirakan total mencapai Rp 2,3 triliun dari modal perusahaan dan pinjaman dari bank.

Nah, itulah penjelasan mengenai kebakaran yang terjadi di mal Grand Indonesia (GI), Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu (18/9/2022). Kebakaran itu dilaporkan ke jajaran Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,800SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles