33.2 C
Jakarta
Wednesday, July 10, 2024

Tips Menemukan Bakat dalam Diri Anak

Bakat adalah sebuah kemampuan atau keterampilan yang dimiliki oleh seseorang secara alami. Bagi orangtua penting untuk mengenali bakat anaknya sejak dini.

Percaya atau tidak, setiap anak memiliki bakatnya masing-masing. Tugas orangtua hanyalah menemukan, mendukung, dan memfasilitasi anak untuk mengembangkannya. Berbeda dengan mengukur tingkat kecerdasan, menemukan bakat seorang anak bisa dilakukan hanya dengan mengamati.

Bakat lebih berhubungan dengan motorik dan keterampilan yang ditunjukkan oleh seorang anak. Bila bakat yang dimiliki anak tidak terus diasah dan dikembangkan, bakat anak bisa menghilang. Oleh sebab itu, penting bagi orangtua untuk mulai mengamati  minat dan bakat yang ditunjukkan anak.

Tips Menemukan Bakat dalam Diri Si Kecil

Ilustrasi minat bakat pada anak

Sebelum menggali bakat anak, ibu perlu mengenali ciri-ciri anak berbakat pada suatu bidang. Biasanya anak akan mulai menunjukkan kesukaan dan keterampilannya sejak umur tiga tahun dan mulai semakin terlihat di usia enam tahun. Berikut hal yang bisa ibu lakukan untuk mengetahui ciri-ciri anak berbakat:

Jika anak menguasai suatu bidang tertentu dengan sangat cepat, itu bisa menjadi salah satu pertanda bahwa Si Kecil berbakat di bidang tersebut. Contoh, anak yang berbakat bermain piano, akan lebih mudah mempelajari sebuah lagu dibanding anak-anak lainnya. Ia juga memiliki ketajaman mendengar not, dan sebagainya.

Anak berbakat mempelajari sesuatu dengan cara yang berbeda. Jika ada suatu masalah atau tantangan yang dialami, anak berbakat cenderung ingin menyelesaikannya sendiri tanpa bantuan orang dewasa. Misalnya, jika seorang anak yang berbakat menyanyi menemukan ada nada yang tidak bisa dijangkau, ia akan berlatih sendiri atau menemukan alternatif nada lain agar bisa tetap menyanyikan lagu tersebut dengan baik.

Anak berbakat akan berinisiatif untuk mempelajari hal yang disukainya. Idealnya, bakat yang dimiliki anak sejalan dengan minatnya. Jadi, anak yang menyukai dan berbakat di bidang menari, akan dengan sendirinya berlatih menari dengan senang, walaupun pelatihnya tidak datang.

Nah, jika ibu sudah mengenali ciri bakat dalam diri Si Kecil. Ibu bisa semakin menggalinya dengan cara berikut ini:

  • Mengamati minat anak dengan cara melihat kegiatan apa saja yang sering diminati Si Kecil.
  • Mengikuti setiap perkembangan anak dengan cermat.
  • Memberikan stimulus atau rangsangan kepada anak dengan mengenalkannya kepada sejumlah bidang, mulai dari olahraga, kesenian, sampai bahasa, lalu mendukungnya dengan cara memberikan fasilitas atau kursus.
  • Mengajak anak melakukan tes bakat atau psikologi untuk melihat kelebihan dan kekurangan anak. Tes ini bisa dilakukan ketika anak berusia 6 tahun atau sudah mulai masuk sekolah.

Jenis-Jenis Bakat Seorang Anak

Ilustrasi minat bakat pada anak

Bakat atau kumpulan keterampilan yang dapat dikembangkan dikelompokkan menjadi 8 jenis, yaitu:

Kecerdasan Bahasa

Ciri-ciri anak yang berbakat di bidang bahasa adalah anak dapat memahami dan mempelajari kosa kata baru dengan cepat dan mudah, suka menulis, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Kecerdasan Spasial atau Visual

Contoh anak memiliki kecerdasan spasial atau visual adalah Si Kecil mudah memahami permainan yang menggunakan peta atau diagram. Biasanya anak yang berbakat di bidang ini gemar menggambar, memiliki imajinasi yang tinggi, dan penyuka film.

Kecerdasan Kinestetik

Ini adalah kecerdasan yang melibatkan fisik, seperti berolahraga. Ciri-ciri anak berbakat dalam bidang ini adalah pintar meniru gerakan, menyukai aktivitas fisik, serta memiliki kemampuan motorik yang baik.

Kecerdasan Musik

Si kecil sangat suka menyanyi dan mudah mengingat nada? Bisa jadi ia memiliki kecerdasan audio atau musik.

Kecerdasan Intrapersonal

Coba perhatikan, apakah si kecil lebih pemalu dan sering menarik diri dari permainan berkelompok? Mungkin anak ibu memiliki kecerdasan intrapersonal. Ia akan lebih bisa belajar dengan baik ketika sendirian.

Kecerdasan Interpersonal

Terbalik dengan kecerdasan intrapersonal, anak yang memiliki kecerdasan interpersonal suka bersosialisasi dengan temannya, sering menjadi pemimpin saat bermain dan lebih menonjol di antara teman-temannya.

Kecerdasan Logika Matematik

Anak yang memiliki tipe kecerdasan yang satu ini lebih suka belajar tentang logika dan angka. Ia menikmati permainan strategi seperti labirin atau puzzle dan lebih memilih permainan berhitung, serta mencari objek yang hilang.

Kecerdasan Spiritual

Jika Si Kecil terlihat tertarik kepada hal-hal spiritual, biasanya ia suka bertanya, seperti, “Bagaimana manusia tercipta? Kok di perut ibu bisa ada bayi? Apa artinya meninggal?” dan lain-lain.

Nah, itulah penjelasan mengenai tips menemukan bakat dalam diri anak. Jika ibu masih ingin berdiskusi seputar perilaku dan pola asuh anak dengan psikolog, segera buat janji medis. Jangan tunda agar tumbuh kembang anak tetap terpantau.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,900SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles