26.3 C
Jakarta
Sunday, February 25, 2024

Pertamax Green 95, Inovasi Terbaru Pertamina dalam Produk BBM Ramah Lingkungan

PT Pertamina (Persero) baru-baru ini memperkenalkan produk baru mereka, yaitu bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax Green 95.

Melalui Pertamina Patra Niaga, Pertamax Green 95 telah resmi diluncurkan. Riva Siahaan, selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa Pertamax Green 95 dapat digunakan pada segala jenis kendaraan yang menggunakan bensin.

Dalam pernyataannya, Riva Siahaan mengungkapkan bahwa Pertamax Green 95 cocok untuk roda dua maupun roda empat, sehingga dapat digunakan oleh semua kendaraan bermotor yang menggunakan bensin.

Dengan demikian, produk inovatif ini memberikan solusi ramah lingkungan bagi berbagai jenis kendaraan.

Pertamax Green 95 memberikan pilihan yang lebih ramah lingkungan bagi para pengguna kendaraan tanpa membatasi jenis atau tipe kendaraan yang dapat mengonsumsinya.

Hal ini merupakan langkah positif dari PT Pertamina (Persero) dalam menghadirkan BBM yang lebih bersahabat dengan lingkungan.

Perbandingan Pertamax vs Pertamax Green 95

Berikut perbandingan antara BBM jenis Pertamax dan Pertamax Green 95:

Harga

BBM Pertamax Green 95 dijual dengan harga Rp 13.500 per liter. Sementara itu, Pertamina menjual Pertamax dengan RON 92 dengan kisaran harga Rp 11.900 hingga Rp 13.100, dan Pertamax Turbo RON 98 dijual dengan harga sekitar Rp 13.300 hingga Rp 14.700 per liter.

Selain Pertamina, perusahaan distribusi BBM lain juga menyediakan BBM dengan RON 95, seperti Shell yang menjual BBM Shell V-Power (RON 95) dengan harga sekitar Rp 13.780 hingga Rp 14.080 per 1 Juli 2023.

BBM RON 95 dari Vivo dijual dengan harga sekitar Rp 13.200, sementara BBM RON 95 keluaran BP Ultimate memiliki harga sekitar Rp 13.400 per liter.

Lokasi Penjualan

Selama peluncuran perdananya, BBM Pertamax Green 95 hanya akan dijual di 5 SPBU di sekitar wilayah DKI Jakarta dan 10 SPBU di Surabaya, Jawa Timur.

Adapun SPBU yang melayani penjualan Pertamax Green 95 di DKI Jakarta adalah SPBU MT Haryono, Fatmawati 1, Fatmawati 2, Lenteng Agung, dan Sultan Iskandar Muda Kebayoran. Sementara itu, di Surabaya, BBM Pertamax Green 95 tersedia di SPBU Jemursari, Soetomo, Mulyosari, Merr, Ketintang, Karang Asem, Mastrip, Citra Raya Boulevard, Juanda, dan Buduran.

Sementara BBM Pertamax (RON 92) dapat ditemukan di seluruh SPBU yang dikelola oleh Pertamina di seluruh Indonesia.

Kemampuan

Pertamax Green 95 memiliki kadar oktan lebih tinggi dari Pertamax, sehingga mesin kendaraan dapat berfungsi lebih efisien dan bersih dibandingkan dengan menggunakan Pertamax. BBM Pertamax Green 95 juga cocok untuk digunakan pada sepeda motor.

Selain itu, Pertamax Green 95 memiliki potensi untuk menghasilkan karbon emisi lebih rendah daripada Pertamax RON 92 karena kualitas pembakarannya yang lebih baik, sehingga dianggap lebih ramah lingkungan.

Jadi, singkatnya:

  • Pertamax Green 95 memiliki kadar oktan lebih tinggi dan membuat mesin kendaraan berfungsi lebih bersih.
  • BBM ini juga cocok untuk digunakan pada sepeda motor.
  • Pertamax Green 95 berpotensi menghasilkan karbon emisi yang lebih rendah daripada Pertamax RON 92, sehingga lebih baik bagi lingkungan.

Proses Pembuatan

Pertamax Green 95 merupakan produk BBM Bioetanol pertama yang dihasilkan oleh Pertamina. Proses pembuatannya melibatkan campuran Pertamax RON 95 dengan etanol sebanyak 5 persen.

Etanol ini diperoleh melalui fermentasi molase tebu. Menurut penjelasan dari Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, etanol dapat diproduksi dari berbagai tanaman umum seperti tebu, singkong, kasava, dan jagung.

Penggunaan etanol sebagai bahan campuran dalam BBM ini tidak memengaruhi proses pembuatan gula karena hanya bagian tetesnya saja yang diambil.

Ia berharap bahwa Pertamax Green 95 juga akan memberikan dampak multiplier effect bagi perekonomian Indonesia serta menjadi peluang untuk memasuki pasar global.

Jadi, intinya adalah:

  • Pertamax Green 95 merupakan BBM Bioetanol pertama dari Pertamina.
  • BBM ini dibuat dengan mencampurkan Pertamax RON 95 dengan 5 persen etanol yang berasal dari fermentasi molase tebu.
  • Etanol dapat dihasilkan dari berbagai tanaman umum dan pemanfaatannya tidak mengganggu produksi gula.
  • Pertamax Green 95 diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia dan peluang untuk ekspansi ke pasar global.

Menurut laporan dari My Pertamina, Pertamax adalah bahan bakar minyak murni produksi Pertamina yang memiliki angka oktan minimal 92.

Untuk meningkatkan performa dan kualitas pembakaran, Pertamina juga menambahkan zat aditif yang disebut Pertamina Technologi (Pertatec) ke dalam minyaknya.

Aditif ini berfungsi untuk membantu mesin pembakaran menjadi lebih efisien, bersih, dan irit.

Jadi, secara ringkas:

  • Pertamax adalah bahan bakar minyak murni dari Pertamina dengan angka oktan minimal 92.
  • Minyak ini diperkaya dengan zat aditif Pertatec yang membantu meningkatkan pembakaran mesin agar lebih baik, bersih, dan irit.

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles